Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

Software Akuntansi – Seperti telah dibahas diartikel sebelumnya, akun adalah penampung transaksi-transaksi keuangan. Kumpulan transaksi-transaksi dalam suatu akun inilah yang disebut “Buku Besar” atau “Ledger”. Sehingga, bisa dibilang bahwa nama suatu akun sekaligus menjadi nama suatu ledger atau buku besar.

Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

buku-besar

Misalnya: Atasan di kantor meminta, “Tolong kirimi saya ledger Penjualan Januari 2015”, artinya: anda diminta untuk mengirimkan data transaksi Penjualan bulan Januari 2015. Data itu bisa anda peroleh dengan mengambil data yang ada di dalam AKUN “Penjualan”.

Contoh Ledger Penjualan (Januari 2015) :

01 Jan 2015, Saldo Awal Penjualan = Rp 0

03 Jan 2015, Penjualan ke PT. ABC = Rp 35,000,000 >>> Positive

03 Jan 2015, Diskon Penjualan ke PT. ABC = (Rp 5,000,000) >>> Negative

15 Jan 2015, Penjualan ke PT. XYZ = Rp 70,000,000 >>> Positive

19 Jan 2015, Penjualan PT. DEF = Rp 25,000,000 >>> Positive

31 Jan 2015, Retur Penjualan PT. XYZ = (Rp 15,000,000) >>> Negative

31 Jan 2015, Saldo Akhir = Rp 110,000,000 >>> Positive

Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

Apa Itu Saldo Akun?

Jika atasan Anda tidak punya cukup waktu untuk melihat rincian transaksi, mungkin dia bertanya “Berapa saldo penjualan Januari 2015?”.

Nah, apa itu saldo?

Seperti terlihat dalam contoh ledger sederhana di atas, masing-masing transaksi yang ada dalam suatu akun, memiliki nilai bersatuan Rp (atau USD/EURO/AUD/Yen/Real/dlsb) yang bisa jadi bernilai positive (menambah) atau negative (mengurangi).

Jika semua transaksi bernilai positive dikumpulkan menjadi satu kelompok lalu ditempatkan di suatu sisi dalam format “T-ACCOUNT”, dan semua transaksi bernilai negative dikumpulkan menjadi satu kelompok lalu ditempatkan di sisi lainnya, maka akan timbul selisih. Nah, selisih antara total transaksi bernilai positive dengan negative inilah yang disebut ‘SALDO” atau “BALANCE”.

Jika kami tempatkan dalam format T-Account, maka contoh ledger Penjualan Januari 2015 di atas akan nampak sebagai berikut:

Saldo Per 31 Januari 2015 adalah Rp 110,000,000 yang tiada lain adalah “selisih” atau “penyeimbang” antara total transaksi yang bernilai negative (mengurangi) dengan yang bernilai positive (menambah). Karena bersifat menyeimbangkan inilah maka disebut “balance” atau “saldo”. Saldo di awal periode disebut “Saldo Awal”, sedangkan yang di akhir periode disebut “saldo akhir”.

Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

Contoh:

Menggunakan contoh ledger Penjualan di atas:

  • Berapa “saldo awal” akun penjualan Januari 2015? Jawab: 0 (nol).
  • Berapa “saldo akhir” akun penjualan Januari 2015? Jawab: Rp 110,000,000

Catatan Penting :

Ada 2 catatan penting yang ingin saya sampaikan, khususnya untuk rekan calon akuntan yang belum pernah bekerja:

  • Pertama, pada pekerjaan akuntansi yang sesungguhnya, di era komputerisasi sekarang ini, anda tidak akan menggunakan T-Account. Tampilan buku besar (ledger) yang sesungguhnya, baik di Excel atau software akuntansi, sama persis seperti contoh ledger di atas, anda TIDAK AKAN PERNAH MENJUMPAI YANG NAMANYA T-ACCOUNT.

Transaksi dalam buku besar atau ledger cukup ditampilkan berurut berdasarkan tanggal, tentunya dengan nilai positive dan negative pada masing-masing transaksi. Nilai negative dalam ledger mungkin hanya berupa tanda minus (-) atau angka berwarna merah atau angka di dalam tanda kurung (000). Saldo bisa diketahui hanya dengan menjumlahkan keseluruhan nilai transaksi baik positive maupun negative.

  • Kedua, dalam praktek pekerjaan sehari-hari, yang namanya “saldo” tidak selalu di akhir periode (akhir bulan/kwartal/semester/tahun). Bisa saja atasan atau anggota manajemen yang lain meminta “Berapa saldo penjualan hari ini?” atau “Berapa saldo piutang kemarin”, dan lain sebagainya.

Contoh:

Menggunakan contoh ledger penjualan tadi, jika atasan bertanya “Berapa saldo tanggal 15 Januari 2015?”

Jawab: Rp 100,000,000.

Darimana dapat angka tersebut?

Dari hasil penjumlahan saldo awal januari dan transaksi-transaksi penjualan sepanjang 1 s/d 15 Januari 2013, sebagai berikut:

01 Jan 2015, Saldo Awal Penjualan                 = Rp 0

03 Jan 2015, Penjualan ke PT. ABC                = Rp 35,000,000 >>> Positive

03 Jan 2015, Diskon Penjualan ke PT. ABC   = (Rp 5,000,000) >>> Negative

15 Jan 2015, Penjualan ke PT. XYZ                = Rp 70,000,000 >>> Positive

15 Jan 2015, Saldo Akhir                                  = Rp 100,000,000

Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

Bagaimana jika jumlah transaksi mencapai ribuan? Anda bisa menggunakan Excel tentunya.

Lebih bagus lagi jika menggunakan software akuntansi atau aplikasi akuntansi. Dengan software akuntansi, setiap kali anda mencatat suatu transaksi, software akuntansi akan secara otomatis mengklasifikasikannya ke dalam akun yang sesuai. Sehingga, praktis, saldo akun bisa diketahui sewaktu-waktu, tidak selalu harus di akhir periode (bulan/kwartal/semester/tahun).

Anda masih mengikuti? Sudah ngantuk atau malah pusing? hehe 🙂

Sampai di sini, bahwa bisa disimpulkan beberapa hal :

  • Akun, adalah penampung transaksi-transaksi keuangan yang sudah terklasifikasi.
  • Akun-akun, di kelompokan ke dalam sub-sub akun.
  • Sekumpulan sub-akun, membentuk jenis akun (temporal dan permanent) yang juga menjadi komponen utama laporan keuangan (Laba Rugi dan Neraca).
  • Buku Besar (Ledger), adalah kumpulan transaksi-transaksi yang ada dalam suatu akun.
  • Saldo Akun, jika menggunakan format T-Account, adalah selisih atau penyeimbang antara total nilai transaksi bernilai negative dengan positive. Sedangkan jika memakai ledger yang tidak berformat T-account, maka saldo akun adalah total keseluruhan nilai transaksi—baik positive maupun negative—yang ada di dalam suatu akun.

Buku Besar dan Hubungannya Dengan Akun

Saldo Akhir, adalah saldo di akhir periode.

Saldo Awal, adalah saldo di awal periode.

***Software Akuntansi ACCURATE Accounting System***

Software akuntansi ACCURATE 5 Accounting menggunakan engine database yang mampu menampung banyak data. Software akuntansi ACCURATE 5 Accounting juga dapat digunakan secara online, sehingga database dapat diakses di mana saja selama sisi client dan server terhubung internet. ACCURATE 5 Accounting juga dilengkapi dengan laporan dan template yang dinamis, sehingga dapat di ubah sesuai dengan keinginan.

ACCURATE 5 Accounting juga mampu menampung jumlah stok yang cukup banyak mencapai 800.000 item Stok dan untuk ukuran database tergantung dari kemampuan PC anda. ACCURATE 5 juga selalu memberikan Inovasi – Inovasi untuk mempermudah dalam melakukan Transaksi Bisnis anda.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi ACCURATEACCURATE Online yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis ACCURATE, Silahkan Menghubungi :

RIKI SAEPUL ROHMAN

Tlpn : 0822-4435-2122

Email : riki@myabcshop.com

 

By | 2017-08-03T19:43:12+00:00 Agustus 3rd, 2017|Article|0 Comments

About the Author:

Profesional, komitmen dan integritas. Menguasai filosofi dan seni dalam menjual

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: