Jenis Standar Biaya Distribusi

Jenis Standar Biaya Distribusi

Software Akuntansi***

Jenis Standar Biaya Distribusi

Standar-standar biaya ditribusi mungkin adalah :

  1. Bersifat sangat umum, dan berlaku untuk fungsi-fungsi distribusi secara keseluruhan, atau berlaku per divisi-divisi utama.
  2. Merupakan unit-unit yang mengukur pelaksanaan per individu.
  3. distribusi

 

Contoh untuk standar jenis kesatu adalah sebagai berikut:

  • Biaya penjualan sebagai suatu persentase dari penjualan bersih.
  • Biaya per rupiah laba kotor.
  • Biaya per unit laba yang dijual.
  • Biaya per transaksi penjualan
  • Biaya per order yang diterima.
  • Biaya per pelanggan.

Jenis Standar Biaya Distribusi

Standar-standar seperti diatas merupakan indikator yang berguna untuk menunjukan trend untuk seluruh usaha distribusi. Selanjutnya, standar-stansar tersebut dapat diterapkan pada masing-masing produk, daerah, cabang atau departeman.

Mempertimbangkan Hal Lain Dalam Penetapan Standar Biaya Distribusi

Controller mempunyai tanggungjawab bersama dengan para eksekutif penjualan dalam penetapan standar-standar dalam biaya distribusi. Dalam memenuhi tanggungjawab ini, ada baiknya agar seorang controller mengingatkan akan kerumitan-kerumitan yang ada. Sebagai contoh, dalam pabrik biasanya hanya ada satu biaya standar untuk produk. Akan tetapi terdapat banyak biaya satandar untuk pendistribusian setiap barang yang sama. Dengan demikian biaya perkunjunag dapat berbeda dalam setiap daerah atau distrik penjualan. Bahkan dalam daerah yang sama biaya satandar untuk menjual kepada golongan-golongan pelanggan yang berlainan dapat berbeda-beda.

Secara umum prinsip-prinsip yang berlaku bagi standar-standar biaya produk juga berlaku pada biaya distribusi. Antara lain standar-standar  memerlukan revisi bilamana kondisi-kondisi operasi berubah secara material. Juga bila dalam standar terdapat unsur biaya tetap, maka pengaruh volume harus diperhatikan.

Jenis Standar Biaya Distribusi

Cara Menetapkan Standar Biaya Distribusi

Bila kebutuhan akan standar telah disetujui oleh eksekutif penjualan, maka dapat dilakukan pekerjaan mendetail untuk penentapan standar.

#Langkah 1 Dalam menetapkan standar biaya distribusi adalah mengklasifikasikan biaya-biaya sesuai dengan fungsi-fungsi dan kegiatan pertanggungjawab masing-masing individu.

#Langkah 2 adalah memilih unit-unit atau basis-basis pengukuran untuk menyatakan standar.

#Langkah 3 ialah menganalisa pengalaman dimasa lalu yang berhubungan dengan biaya dari fungsi-fungsi dan kegiatan khusus yang terlibat, dengan pandangan atau maksud untuk memilih pengalaman dan indikasi-insikasi terbaik mengenai prosedur yang terbaik. Ini dapat meliputi penelaahan yang intensif mengenai mengenai masing-masing metode prosedur dan operasi yang serupa dengan apa yang telah dipergunakan dalam pengembangan standar produksi.

#Langkah 4 adalah mempertimbangkan pengaruhnya terhadap biaya dari perubahan yang diperkirakan dalam kondisi-kondisi ekstern dan dari program penjualan sebagaimana yang telah direncanakan. Apabila diperkirakan akan ada hambatan yang makin besar, maka harus dibuat suatu estimasi mengenai pengaruhnya pada biaya-biaya seperti advertensi dan penjualan lansung. Apabila programnya memerlukan suatu masa cicilan yang lebih panjang/lama, maka pengaruhnya pada biaya keuangan harus diestimasikan.

#Langkah 5 yang terakhir ialah mengiktisarkan pertimbangan dari para eksekutif, kepala divisi, kepala departemen, dan para penjual yang memiliki pengalaman dan latihan yang memenuhi syarat untuk memutuskan tolak ukur yang akan dipergunakan. Standar-standar yang ditetapkan harus merupakan ekspresi terakhir dari pertimbangan yang demikian, dengan berdasarkan pada suatu telaahan yang wajar mengenai pelaksanaan yang lalu dan pandangan terhadap masa yang akan datang.

Jenis Standar Biaya Distribusi

Software Akuntansi Memudahkan Dalam Menganalisis Biaya

Software akuntansi memang dirancang untuk memudahkan perusahaan dalam penghitungan keuangannya. Mulai dari biaya produksi, operasional, hingga biaya distribusi dan masih banyak biaya-biaya yang lain. Jika sebelumnya  dilakukan secara manual, perusahaan terlebih dahulu harus membuat jurnal, lalu  memosting ke buku besar, lalu membuat neraca saldo, dan akhirnya membuat jurnal penyesuaian, hingga menjadi laporan keuangan.

Kini dengan berkembangnya teknologi komputer dan semakin  kompleksnya transaksi-transaksi yang berhubungan dengan proses pencatatan dalam akuntansi, pencatatan secara manual sudah tidak memungkinkan lagi, sangat tidak efisien. Software Akuntansi ACCURATE Accounting System, misalnya. Software Akuntansi yang diproduksi oleh Megasoft.inc ini sudah mengintegrasikan modul-modul penting dalam akuntansi, seperti general ledger (GL), account receivable (AR), account payable (AP) dan inventory. Walau dirancang untuk memenuhi kebutuhan di berbagai sektor usaha kecil dan menengah (UKM), ACCURATE Accounting System memiliki beberapa fitur penting seperti kemampuan mencatat transaksi dalam berbagai mata uang mulai dalam negeri hingga asing (multi currency), multi tax, multi user, dan multi company, bahkan mengonsolidasikan laporan keuangan dari beberapa anak perusahaan.

Dengan menggunakan software akuntansi ini, tidak ada lagi laporan akhir bulan untuk membuat laporan aliran kas, faktur pajak dan lain-lain. Software akuntansi ini akan sangat membantu. Tidak ada lagi lembur. Bahkan tidak perlu lagi penambahan orang untuk kegiatan akuntansinya, semua laporan sudah otomatis.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi ACCURATEACCURATE Online yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis ACCURATE, Silahkan Menghubungi :

RIKI SAEPUL ROHMAN

Tlpn : 0822-4435-2122

Email : riki@myabcshop.com

 

By | 2017-08-03T00:19:50+00:00 Agustus 3rd, 2017|Article|0 Comments

About the Author:

Profesional, komitmen dan integritas. Menguasai filosofi dan seni dalam menjual

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: