Prinsip Dasar Akuntansi Di Indonesia

Prinsip Dasar Akuntansi Di Indonesia | Software Akuntansi** Prinsip utama dari dasar akuntansi adalah tentang asumsi dasar, aturan operasi, dan karakteristik penting yang membentuk kerangka kerja dalam menciptakan (output) laporan keuangan akuntansi yang amat dibutuhkan oleh pihak manajemen internal maupun external dari suatu organisasi.

Prinsip akuntansi sebenarnya sangat mutlak diperlukan ketika mempersiapkan laporan keuangan. Prinsip-prinsip akuntansi seperti halnya lem yang memegang proses akuntansi secara bersama-sama. Misalnya, laporan keuangan memiliki tujuan menyeluruh dalam memberikan pengguna sebagai alat laporan yang berguna untuk membuat keputusan bisnis dikemudian hari. Agar dapat berguna, informasi akuntansi harus memiliki karakteristik tertentu, seperti praktis dan bisa diandalkan. Agar bisa diandalkan, informasi akuntansi tentu harus berisikan data-data yang lebih akurat dan dapat diverifikasi dengan pasti. Agar lebih praktis, informasi akuntansi harus dapat diprediksi, disiapkan secara tepat waktu dan dapat memberikan umpan balik yang jelas terhadap manajemen.

Prinsip Dasar Akuntansi Di Indonesia

Karakteristik lain bahwa informasi akuntansi harus konsisten, sebanding, dan bermanfaat untuk berbagai pihak, terutama pihak internal sendiri dan pihak external. Selain karakteristik, aturan operasional tertentu harus bisa ditetapkan kapan pendapatan dan beban akan dilaporkan, bagaimana beban disesuaikan dengan pendapatan, apa yang harus dilakukan ketika pilihan dapat dibuat yang mungkin melebih-lebihkan atau mengecilkan nominal angka dalam laporan, dan harus bisa diungkapkan tentang informasi apa sehingga pembaca akan sepenuhnya memahami dimana informasi yang sedang disajikan.

Ada juga beberapa asumsi dasar bahwa pembaca dapat mengandalkan informasi seperti berikut ini :

  • Informasi yang berkaitan dengan jenis badan usaha.
  • Informasi bisnis yang berlangsung dan tidak akan berhenti dalam beroperasi dalam jangka pendek.
  • Informasi keuangan yang disajikan akan diukur dalam interval waktu tertentu seperti bulan, kuartal atau tahun.
  • Informasi keuangan menggunakan unit ukuran tertentu.
  • Informasi yang akan disajikan pada biaya historis, yaitu : saat penerimaan, pembayaran, atau terjadinya : metode akuntansi yang digunakan adalah : double-entry, bukan metode lain. Ini prinsip akuntansi yang bertentangan dengan standar akuntansi.

Prinsip Dasar Akuntansi Di Indonesia

Standarisasi Akuntansi

Standar akuntansi merupakan perjanjian tentang bagaimana memperlakukan permasalahan akuntansi karena disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut :

  • Standar akuntansi mungkin menyatakan apakah jenis sistem persediaan sudah sesuai atau belum dengan apa yang digunakan untuk jenis-jenis usaha tertentu.
  • Bagaimana seharusnya persewaan modal ketika dicatat.
  • Berapa tahun asset tak berwujud harus diamortisasi.
  • Metode penyusutan jenis apa yang seharusnya digunakan, dan lain sebagainya.

Sebenarnya terdapat ribuan standar akuntansi yang telah dikeluarkan selama bertahun-tahun. Standar-standar tersebut secara terus-menerus selalu direvisi atau dibuang karena sudah tidak berlaku untuk perkembangan zaman. Jika kita ingin lebih serius dalam bidang akuntansi maka setidaknya kita harus mengerti akan aturan-aturan yang berlaku dalam dunia akuntansi yaitu prinsip-prinsip dan standar akuntansi. Jika kita memilih untuk tidak serius sesuai aturan yang berlaku dalam standar akuntansi, tentu akan selalu ada banyak resiko yang akan kita hadapi. Seperti yang telah ada diberita tentang kasus skandal akuntansi perusahaan.

Prinsip Dasar Akuntansi Di Indonesia

YANG MENJADI PERTANYAAN adalah : Apakah Ada Sebuah Kepolisian khusus Akuntansi? Siapa yang telah menciptakan prinsip-prinsip akuntansi? Siapa yang menetapkan dan akan merevisi akuntansi standar? Bagaimana jika kita tidak mengikuti segala aturannya, apakah kita akan dipenjarakan karena tidak mengikuti aturan standar akuntansi? Apakah ada kepolisian khusus akuntansi yang akan menyelidiki dan menangkap para pelanggar aturan standar akuntanis? Tampaknya bahwa harus ada suatu kekuatan peraturan dalam memastikan bahwa penyedia laporan keuangan sudah sesuai dengan segala aturan standar.

Prinsip-prinsip akuntansi telah banyak mengalami evolusi selama bertahun-tahun sama halnya seperti standar akuntansi. Alasannya karena masyarakat bisnis tidak bisa bekerja jika tidak ada kesamaan dan konsistensi dalam pelaporan keuangan. Ini akan menjadi kekacauan, seperti jika tidak ada peraturan dalam mengemudikan kendaraan di jalan raya. Oleh karena itu, di Amerika Serikat, sebuah badan ahli yang dikenal sebagai Financial Accounting Standards Board (FASB) telah didirikan pada tahun 1973, yang akan menggantikan badan lain yang disebut Accounting Principles Board (APB). Para anggota FASB sudah banyak melalui proses perekrutan yang panjang dalam menganalisis dan meninjau masalah di bidang akuntansi yang dibawa kepada mereka. Setelah banyak berpikir, mereka akan membuat pernyataan mengenai apa saja yang telah mereka pikir baru atau bagaimana caranya dalam revisi mendekati perlakuan masalah akuntansi yang seharusnya ada.

Prinsip Dasar Akuntansi Di Indonesia

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi ACCURATEACCURATE Online yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis ACCURATE, Silahkan Menghubungi :

RIKI SAEPUL ROHMAN

Tlpn : 0822-4435-2122

Email : riki@myabcshop.com

Error “Faktur Penjualan xxx : Can Not Get Tax: Code P” 

By | 2017-08-19T15:17:40+00:00 Agustus 19th, 2017|Article|0 Comments

About the Author:

Profesional, komitmen dan integritas. Menguasai filosofi dan seni dalam menjual

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: