Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Software Akuntansi***

Tujuan dari penyajian HPP dan Laba kotor atau gross profit tentu dimaksudkan agar para pengguna laporan keuangan mendapatkan informasi tentang bagaimana efisiensinya perusahaan dalam penciptaan atau pengadaan produk tersebut. Gross profit menunjukkan laba atas produk yang telah dihasilkan oleh perusahaan.

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Laporan Laba/Rugi

Laporan laba/rugi lebih sering disebut juga sebagai laporan operasi, laporan hasil usaha, atau laporan kinerja. Setiap aktivitas yang dilakukan perusahaan waralaba pada dasarnya ditujukan untuk mendapatkan laba yang lebih banyak.

Perusahaan memproduksi atau akan membeli barang dagangan atau memberikan jasa kepada customer dari hari ke hari agar bisa mendapatkan revenue atau penghasilan (pendapatan baru). Pendapatan perusahaan merupakan hasil yang diperoleh perusahaan dalam berbagai aktivitas bisnisnya, seperti penjualan barang dagangan atau penjualan jasa.

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Operasional perusahaan tentu saja membutuhkan biaya atau beban, misalnya seperti : beban gaji karyawan, beban administrasi, dan lain sebagainya. Sebuah usaha bisa dikatakan menghasilkan laba (keuntungan) apabila pendapatan atau revenue yang dihasilkan lebih besar dari biaya (beban) yang sebelumnya telah dikeluarkan tersebut.

Misalkan, pada tahun 2015 perusahaan telah memperoleh pendapatan total telah mencapai Rp 100 Milyar+. Dan beban-beban (biaya-biaya) yang telah dikeluarkan oleh perusahaan dalam kurun tahun 2015 adalah Rp 50 Milyar+. Maka pada tahun 2015 tersebut, perusahaan telah menghasilkan laba sebesar Rp10 Milyar+.

***Persamaannya adalah sebagai berikut : Laba = Pendapatan – Biaya (Beban)***

Laporan Laba/rugi dapat menyajikan seluruh pendapatan dan beban yang terjadi dalam satu periode (dan umumnya per tahun). Penyusunan laporan laba/rugi akan dilakukan secara sistematis sesuai dengan SAK yang sedang berlaku saat ini, namun artikel ini hanya berfokus kepada pembahasan dasar-dasar laporan keuangan. Karena operasional perusahaan akan dilakukan secara continue (berkelanjutan), penyajian laporan laba/rugi harus bisa menentukan batas atau cut off perhitungan pendapatan dan beban suatu perusahaan.

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Laporan laba/rugi haruslah mencantumkan periode tersebut. Umumnya perusahaan yang berbentuk Perseroan Terbatas sudah disyaratkan untuk menyusun laporan keuangan tahunan dengan cut off pada setiap tanggal 1 Januari – 31 Desember tahun berjalan (current period).

Perusahaan akan merekap seluruh pendapatan dan beban yang terjadi dari awal tahun hingga akhir tahun berjalan dan menyajikannya dalam laporan laba/rugi yang menginformasikan apakah selama tahun berjalan tersebut apakah perusahaan sudah memperoleh laba atau mengalami kerugian.

Laporan laba/rugi harus mampu dalam menyajikan laba dari setiap aktivitas utama yang disebut dengan laba operasi, dari hasil pendapatan dan beban yang tidak berasal dari aktivitas utama tersebut.

Laba Operasional

Setiap aktivitas utama dari masing-masing perusahaan berbeda-beda, sesuai dengan bidang usaha masing-masing perusahaan. Perusahaan jasa yang menghasilkan pendapatan utama dari pemberian jasa kepada customer. Pendapatan dari setiap aktivitas utama perusahaan sudah termasuk dalam pendapatan operasional.

 Error “Old SerialNo Do Not Match”

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Perusahaan yang memiliki usaha dan sudah terdiversifikasi lebih cenderung untuk memiliki banyak sumber pendapatan operasi. Pendapatan operasi adalah hasil yang diperoleh dari penjualan barang atau jasa kepada pihak eksternal perusahaan. Pendapatan operasi ini harus disajikan dengan transparan dan sejelas mungkin. Hal ini sebenarnya dimaksudkan agar pengguna laporan keuangan mengetahui sampai sejauh mana volume aktivitas perusahaan yang sudah berlangsung selama ini. Dalam menghasilkan pendapatan tersebut akan timbul beban (biaya). Beban (biaya) yang telah muncul sehubungan dengan menghasilkan pendapatan utama disebut beban operasi. Selisih antara pendapatan operasi dengan beban operasi disebut dengan laba operasi. Laba operasi lebih disebut dengan laba usaha.

***Laba Operasional = Pendapatan Operasional – Beban (biaya) Operasional***

Jika perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan atau manufaktur, pendapatan operasinya berasal dari hasil penjualan barang dagangan. Perusahaan manufaktur lebih banyak memproduksi sendiri barang dagangan yang akan dijual, sedangkan perusahaan dagang membeli barang dagangan dan menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Dalam memproduksi atau membeli barang yang akan dijual, perusahaan harus menanggung beban (biaya) sehubungan dengan produk yang akan dijual.

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Beban-beban (Biaya-biaya) yang berhubungan dengan produk atau barang dagangan yang akan dijual disebut Harga Pokok Penjualan atau Beban Pokok Penjualan. Beban pokok penjualan untuk perusahaan dagang adalah beban-beban sehubungan dengan pembelian barang dagangan. Beban pokok penjualan untuk perusahaan manufaktur adalah beban-beban (biaya-biaya) sehubungan dengan produksi barang dagangan, misalnya seperti gaji buruh, bahan baku yang dipakai untuk produksi, dan beban-beban lainnya yang sudah terkait dengan produksi barang dagangan. Harga pokok penjualan harus disajikan tersendiri dalam Laporan Laba/ Rugi. Selisih antara pendapatan operasi dengan HPP disebut dengan laba produk, atau laba kotor atau gross profit.

***Laba Kotor = Penjualan – HPP***

Penyajian HPP dan Laba kotor atau gross profit dimaksudkan agar pengguna laporan keuangan mendapat informasi yang lebih akurat tentang bagaimana efisiensi perusahaan dalam penciptaan atau pengadaan produk. Gross profit menunjukkan laba atas produk yang telah dihasilkan.

Software Akuntansi Untuk Membuat Laporan Laba dan Rugi

Laba operasi perusahaan manufaktur atau perusahaan dagang adalah adalah laba kotor yang dikurangi dengan seberapa besar beban operasi.

***Laba Operasional = Laba kotor – Beban Operasional***

Beban (Biaya) operasional adalah yang terkait dengan pendapatan operasi diluar HPR. Contoh beban operasi adalah beban yang berhubungan dengan penjualan dan administrasi. Beban penjualan dan administrasi walaupun tidak berhubungan langsung dengan produk yang dihasilkan, akan tetapi berhubungan dengan operasi yang dilakukan. Beban operasi menunjukkan sejauh mana efisiensi pengelolaan usaha. Beban operasi harus disajikan tersendiri dalam laporan laba rugi perusahaan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi ACCURATEACCURATE Online yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Download Gratis ACCURATE, Silahkan Menghubungi :

RIKI SAEPUL ROHMAN

Tlpn : 0822-4435-2122

Email : riki@myabcshop.com

 Error “Old SerialNo Do Not Match”

By |2017-08-19T17:56:25+00:00Agustus 19th, 2017|Article|0 Comments

About the Author:

Profesional, komitmen dan integritas. Menguasai filosofi dan seni dalam menjual

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: