Memahami Akuntansi Perpajakan Sebagai Strategi Menganalisa Pajak Usaha

Sejak tahun 1983, Indonesia sudah menerapkan sistem self assesment dalam perpajakan. Tentunya sangat membantu Wajib Pajak (WP) dalam menetapkan jumlah pajaknya yang ia tanggung secara mandiri. Prinsip tersebut dilakukan dengan penghitungan metode akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha dan perusahaan.

Maksud dari strategi pajak bukan berarti Anda harus melakukan kecurangan dalam penentuan total pajak yang akan Anda bayarkan. Tetapi akuntansi perpajakan digunakan agar pembayaran pajak sesuai dengan regulasi yang berlaku dengan sistem perpajakan di Indonesia.

Sebab, akuntansi perpajakan memiliki peran untuk menangani, mencatat, dan mengkalkulasi serta menetapkan strategi pajak yang harus diambil oleh sebuah usaha atau perusahaan. Dengan menerapkan akuntansi pajak sebagai strategi menganalisa pajak usaha, maka akan diketahui jumlah pajak yang harus dibayarkan oleh si pemilik usaha.

Apa Sih Akuntansi Perpajakan?

Banyak yang mengira akuntansi hanyalah sebuah aktivitas pencatatan keuangan usaha. Akuntansi tidak sesempit itu, di akuntansi terdapat berbagai bidang lainnya salah satunya bidang akuntansi perpajakan yang sedang kita bahas.

Akuntansi perpajakan adalah salah satu cara untuk mengetahui jumlah pajak yang terhutang oleh si usaha ataupun oleh perusahaan. Dalam dunia pajak, memang tidak mengenal istilah akuntansi. Namun dikenal dengan istilah pembukuan dan pencatatan, tetapi sistem pajak saat ini mengharuskan sebuah usaha atau perusahaan memiliki dan menerapkan sistem akuntansi dengan baik. Pembukuan dan pencatatan merupakan salah satu aktivitas yang tidak bisa dilepaskan dari akuntansi.

Apa bentuk akhir dari akuntansi perpajakan? Akuntansi perpajakan akan menghasilkan sebuah laporan. Sama dengan akhir dari proses akuntansi yaitu laporan keuangan, sementara akuntansi pajak akan menghasilkan laporan perpajakan.

Bagaimana perhitungan pajak? Perhitungan pajak disesuaikan dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Terkadang regulasi perpajakan selalu diganti dan disesuaikan pada kondisi tertentu, seperti pada tahun 2016 Pemerintah Indonesia melaksanakan tax amnesti, dimana WP tidak diharuskan untuk membayar pajak terhutang, sanksi administrasi, serta sanksi pidana.

Selain itu, regulasi lain yang dikeluarkan oleh pemerintah berkaitan dengan pajak usaha seperti para pemilik UKM yang omzetnya dalam satu tahun kurang dari Rp 4,8 miliar hanya membayar pajak sebesar 1 % dari omzet.

Dengan adanya regulasi tersebut, memudahkan pengusaha dalam mengelola akuntansi perpajakan mereka. Selama ini, banyak pengusaha yang takut terkena pajak usaha yang dianggap cukup besar, pada akhirnya pemerintah memilih untuk meringankan para pengusaha dalam membayar pajak usaha mereka dan Anda tidak perlu takut lagi dalam mengelola pajak usaha.

Fungsi Akuntansi Pajak

Kita tidak boleh hanya mengetahui definisi akuntansi perpajakan saja, tetapi kita pun harus mengetahui fungsi dari akuntansi pajak. Agar usaha atau perusahaan milik Anda bisa paham mengenai akuntansi perpajakan itu sendiri. Apa saja fungsi akuntansi perpajakan:

Akuntansi perpajakan sebagai analisa. Akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha dan perusahaan, tentunya strategi yang dilakukan adalah strategi positif bukan untuk penggelapan biaya pajak yang harus dibayarkan.

Menganalisa Total Pajak Di masa depan. Dengan menerapkan akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga untuk di masa depan.

Alat implementasi. Akuntansi perpajakan berguna untuk mengimplementasikan dan menginformasikan laporan keuangan fiskal dalam bentuk laporan keuangan komersil.

Alat dokumentasi, sebagai alat dokumentasi perpajakan dengan baik sebagai alat evaluasi perusahaan.

Peran Akuntansi Perpajakan

Akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha memiliki peran penting dalam jalannya usaha. Seperti :

Membuat Rencana Dan Strategi Pajak

  • Memberikan analisa dan perkiraan suatu potensi pajak di masa depan
  • Sebagai arsip dan dokumentasi pajak untuk bahan evaluasi dan pemeriksaan
  • Melakukan aktivitas akuntansi pada sebuah laporan komersial ataupun fiskal perusahaan

Demikianlah beberapa hal penting dalam mengelola akuntansi perpajakan pada usaha yang Anda miliki. Memang menjalankan akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha bukanlah hal yang mudah. Agar Anda tidak merasa sulit dalam mengelola akuntansi pajak, Anda harus melakukan pencatatan dan pembukuan usaha Anda.

Tak sampai disitu, Anda pun harus mengetahui istilah-istilah yang sering muncul dalam mengurus pajak usaha. Bagi pengusaha yang sudah sering melakukannya sudah hafal apa saja istilah yang sering muncul, namun buat Anda yang baru sekali dua kali mengurus pajak usaha pasti lupa akan hal itu. Beberapa istilah berikut ini bisa menjadi acuan Anda saat mengurus akuntansi perpajakan.

Istilah Akuntansi Perpajakan

Beban Pajak Atau Penghasilan Pajak

Kedua istilah ini adalah istilah mengenai pemasukan pajak saat ini (current tax) dan pajak tangguhan (deffered tax) yang dihitung dalam laporan laba dan rugi periode akuntansi.

Penghasilan Kena Pajak, Laba Fiskal, Atau Rugi Pajak

Merupakan keuntungan maupun kerugian dalam satu periode akuntansi yang dihitung dengan dasar peraturan perpajakan dan menjadi dasar perhitungan.

Memahami Akuntansi Perpajakan Sebagai Strategi Menganalisa Pajak Usaha

Pajak Penghasilan

Istilah pajak yang satu ini mungkin sudah sering Anda dengar, ketika Anda mengurus pajak usaha, istilah yang satu ini pasti Anda temukan. Pajak ini dikenakan atas penghasilan kena pajak perusahaan.

Pajak Penghasilan Final

Pajak ini bersifat final ketika Anda sebagai pemilik perusahaan telah melunasinya. Dimana kewajiban pajak sudah final dan penghasilan dikenakan pajak penghasilan final tidak digabungkan dengan penghasilan jenis lain yang sudah terkena pajak yang tidak kena penghasilan pajak tidak final. Namun tidak semua perusahaan dikenakan pajak jenis ini, hanya suatu penghasilan tertentu saja.

Kewajiban Pajak Tangguhan

Ini merupakan pajak terhutang untuk periode mendatang sebagai perbedaan temporer kena pajak.

Aset Pajak Tangguhan

Jumlah pajak penghasilan terpulihkan pada periode mendatang akibat timbulnya perbedaan di masa sebelumnya yang dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian penghasilan.

Itulah beberapa istilah yang harus Anda ketahui dalam mengurus akuntansi perpajakan. Akuntansi perpajakan sebagai strategi menganalisa pajak usaha secara tepat dan sesuai dengan regulasi yang berlaku bagi setiap perusahaan dan usaha.

Sehingga saat Anda mengurus pajak usaha, Anda bisa dengan mudah dan menegtahui langkah-langkah apa saja yang harus Anda jalankan untuk mengetahui prosesnya, serta menjadi satu hal penting dalam mengetahui fungsi dan istilah yang sering digunakan. Sehingga Anda tak perlu bingung ketika mengurus pajak usaha yang Anda miliki.

By | 2018-02-04T17:41:13+00:00 Februari 1st, 2018|Tutorial|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: