Jangan Putus Asa Jika Bisnis Sedang Sepi. Ini Solusinya!

Urusan bisnis yang Anda jalankan tentu tak selalu berlangsung mulus. Ada saja masalah yang bisa terjadi saat berbisnis. Salah satunya adalah bisnis sepi. Masalah bisnis sepi yang lumrah tetap harus ditangani secara serius. Agar tidak menyebabkan penurunan omset secara berkepanjangan.

Jadi, jangan panik bila bisnis Anda sedang sepi. Beberapa solusi dari Antijobless.com ini bisa segera Anda lakukan untuk mengatasinya:

Mengurangi Kapasitas Produksi

Kapasitas produksi sebaiknya selalu disesuaikan dengan kondisi bisnis. Saat bisnis sedang sepi, Anda bisa memutuskan untuk mengurangi kapasitas produksi. Sehingga persediaan produk tidak menumpuk. Terutama jika produk Anda tidak dapat disimpan dalam waktu lama. Alangkah lebih baik jika Anda menghemat bahan baku agar bisa digunakan ketika bisnis sedang ramai.

Menghemat Biaya Produksi untuk Sementara Waktu

Bisnis yang sedang sepi pasti akan menyebabkan omset jadi menurun. Oleh sebab itu, Anda harus teliti melakukan penghematan biaya produksi. Agar biaya yang dikeluarkan bisa disesuaikan dengan pendapatan. Proses pengontrolan biaya produksi akan berlangsung lebih mudah kalau Anda menggunakan software Accurate Online. Karena software pembukuan yang satu ini bisa dikelola secara praktis dan memiliki metode penyimpanan berbasis cloud. Jadi Anda bisa mudah mengelola keuangan dengan menggunakan jaringan internet.

Proses evaluasi biaya produksi akan semakin mudah jika data-data laporan keuangannya tersimpan dan tercatat rapi sejak awal.

Bahkan, Anda juga bisa memeriksa urusan keuangan lainnya berupa aset, utang piutang, dan persediaan barang melalui Accurate Online. Urusan laporan keuangan akan semakin sistematis dan mudah dikelola sejak Anda menggunakan Accurate Online untuk bisnis Anda.

Saat ini Accurate Online juga sangat cocok bagi pengusaha online. Kenapa? Karena Accurate Online memiliki fitur smartlink e-commerce yang sudah terintegrasi dengan tiga marketplace besar di Indonesia yakni Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee.

Ketika Anda memproduksi produk dan menjualnya di tiga marketplace tersebut, Anda dengan mudah bisa mengimport transaksi penjualan yang sudah selesai menjadi faktur penjualan pada AOL. Sehingga Anda tidak perlu dua kali kerja untuk membuat catatan faktur penjualan.

Jangan Malas Berinovasi

Persaingan bisnis yang ketat akan membuat bisnis Anda mudah sepi jika Anda malas berinovasi. Jadi, sebaiknya Anda melakukan inovasi secara teratur. Mulailah mengikuti tren pasar untuk mencari tahu selera terbaru yang sedang digandrungi masyarakat. Dengan demikian, Anda bisa membuat modifikasi produk sesuai tren. Inovasi yang istimewa pasti akan membuat pelanggan senantiasa tertarik dengan bisnis Anda.

Lebih Gencar Berpromosi

Keberhasilan bisnis tentu tak lepas dari upaya promosi. Bisnis sebesar apa pun tetap membutuhkan promosi untuk mempertahankan eksistensi sekaligus memenangkan persaingan pasar. Kini, Anda bisa mencoba berbagai cara promosi yang kreatif. Selain promosi konvensional dengan memberikan diskon atau penawaran menarik lainnya, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial.

Banyak bisnis modern yang menggunakan media sosial untuk membangun personal branding sekaligus melakukan promosi secara intensif. Konten yang menarik dan kekinian merupakan salah satu cara efektif untuk menarik perhatian para pengguna internet. Melalui media sosial, Anda juga bisa memberikan giveaway untuk para followers. Biasanya giveaway merupakan salah satu cara ampuh untuk meningkatkan popularitas bisnis di media sosial.

Melakukan Evaluasi Bisnis

Kadang kala, bisnis yang sepi tak hanya disebabkan oleh daya beli masyarakat yang menurun. Kualitas produk dan pelayanan yang menurun juga bisa menjadi penyebab bisnis sepi. Ketika bisnis Anda mulai sepi, sebaiknya Anda segera melakukan evaluasi bisnis secara menyeluruh. Anda wajib memastikan bahwa kualitas produk dan pelayanan bisnis Anda senantiasa prima.

Tak ada salahnya untuk meminta pendapat dari para staf yang bekerja dengan Anda. Terutama para staf yang langsung berhubungan dengan pelanggan. Pendapat, kritik, dan saran dari para staf bisa menjadi masukan bermanfaat bagi Anda. Sehingga Anda tak kesulitan memperbaiki bisnis sesuai dengan ekspektasi pelanggan. Proses evaluasi secara teratur akan meningkatkan kualitas bisnis Anda secara berkesinambungan.

Pernah punya pengalaman tak menyenangkan dengan bisnis yang sepi?

Jadikan pengalaman berharga tersebut sebagai bahan pembelajaran. Agar Anda tak mengalaminya lagi di masa mendatang. Selamat berbisnis!

By | 2018-08-02T10:16:46+00:00 Agustus 2nd, 2018|Article|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

%d blogger menyukai ini: