3 Fungsi Chatbot dalam Manajemen Pelanggan bagi UKM

3 Fungsi Chatbot dalam Manajemen Pelanggan bagi UKM

3 Fungsi Chatbot dalam Manajemen Pelanggan bagi UKM

Chatbot merupakan salah satu trend marketing yang perkembangannya begitu pesat di tahun 2018 ini. Hal ini dinilai wajar, karena kehadiran chatbot mampu memberikan kemudahan bagi pemilik bisnis dalam membantu dan melayani konsumen lebih dekat dan lebih baik.

Chatbot sendiri mampu menjadi salah satu kesempatan yang bisa digunakan oleh pebisnis online yang memiliki website, namun belum memiliki tim customer service. Ini menjadi solusi yang mudah, sehingga pelayanan pelanggan tetap terjaga.

Chatbot sendiri merupakan sebuah program komputer yang memiliki kecerdasan buatan yang mampu berinteraksi kepada satu orang atau lebih, baik melalui audio ataupun teks. Jadi jelas sekali jika pengaruh chatbot dalam manajemen pelanggan sangat besar.

Terutama karena program komputer ini dinilai lebih efisien dalam mempererat hubungan dengan konsumen. Untuk pebisnis online, pengaruh chatbot dalam manajemen pelanggan sangat penting. Berikut ini 3 pengaruh chatbot dalam manajemen pelanggan yang perlu Anda ketahui.

1. Berpotensi Menggeser Fungsi Aplikasi di Ponsel

Sebagian besar brand telah membuat aplikasi di ponsel. Baik dalam bentuk basis android ataupun ios. Tujuannya dari pembuatan aplikasi ini adalah untuk memudahkan konsumen dalam berinteraksi kepada pihak manajemen brand.

Tidak hanya itu aplikasi ini juga mampu menampilkan notifikasi info promo, mendapatkan data konsumen hingga berinteraksi di dalamnya. Salah satu pengaruh chatbot dalam manajemen pelanggan adalah potensinya untuk menggeser fungsi aplikasi di ponsel.

Aplikasi di ponsel ini seringkali dapat memakan beban kuota dan memori ponsel yang cukup besar, sehingga ponsel menjadi lemot. Hal ini dikarenakan ukuran aplikasi yang sangat besar. Tidak sedikit konsumen yang akhirnya sangat selektif memilih aplikasi yang akan diunduhnya. Selain itu, aplikasi semacam ini juga sudah terlalu kompetitif. Hadirnya chatbot menjadi solusi yang menggiurkan, karena Anda mampu berinteraksi dengan konsumen via platform yang familiar digunakan oleh konsumen, seperti messenger di WA, Telegram, Line dan lain sebagainya.

Selain itu, jika Anda pelanggan UMKM chatbot sangat cocok. Karena harganya tidak terlalu mahal dibandingkan dengan membuat aplikasi smartphone. Bahkan Anda bisa memasangnya langsung di website jualan milik Anda.

2. Berpotensi Menggeser Pekerjaan Customer Care

Pengaruh chatbot dalam manajemen pelanggan berikutnya adalah chatbot mampu menggantikan posisi customer care. Jadi dengan adanya chatbot ini, maka perusahaan Anda akan mampu mengurangi biaya untuk membayar karyawan yang memiliki posisi di customer care.

3 Fungsi Chatbot dalam Manajemen Pelanggan bagi UKM

Selain itu, chatbot juga tidak mengenal cuti, mampu bekerja selama nonstop 24 jam, tidak akan melakukan demo, tidak moody dalam menjalankan tugas, tidak perlu training dan lain sebagainya.

Pebisnis online atau UKM yang belum memiliki customer care pun bisa menggunakan chatbot sebagai alat untuk membalas pertanyaan-pertanyaan konsumen. Sehingga tak perlu selalu Anda yang menjawabnya.

3. Memiliki Fungsi Penting dalam Manajemen Pelanggan

Chatbot menjadi lebih booming pada tahun 2018 dan akan berlangsung hingga 2019 ini karena fungsinya memang sangat penting dan yang pasti akan sangat menguntungkan bagi perusahaan.

Chatbot tidak hanya mampu berinteraksi dengan konsumen, tetapi juga melakukan tugas lainnya, seperti mengedukasi, mengumpulkan data dan melakukan transaksi. Umumnya chatbot bisa digunakan untuk memudahkan para pengusaha bisnis yang memang tidak sempat atau tidak mampu melayani chat dari para pelanggan.

Tidak hanya interaksi biasa yang kaku, chatbot juga mampu menjadi teman curhat bagi konsumen, sehingga nantinya konsumen akan memiliki ikatan yang kuat dengan brand Anda secara emosional. Chatbot mampu mengedukasi mengenai informasi lengkap brand, seperti spesifikasi produk, kegunaan, dan rekomendasi produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Chatbot semakin canggih, karena bisa juga dilakukan transaksi dengan diarahkan ke link situs web e-commerce yang menjual produk yang direkomendasikan atau dibutuhkan konsumen. Bahkan, chatbot juga mengumpulkan data konsumen yang berujung pada personalisasi iklan dan CRM, seperti halnya Jemma milik Unilever.

Chatbot seperti robot, karena ini adalah sistem komputer yang dibuat berdasarkan Artificial Intelligent (AI). Meskipun saat ini chatbot yang tersebar dan menempel di messenger atau fitur chat di situs web masih sederhana dengan bahasa komputer yang kaku, namun chatbot akan mampu berkembang. Apalagi jika semakin banyak brand yang mengembangkan dan semakin banyak konsumen yang berinteraksi, maka chatbot akan semakin belajar dengan cepat dan pintar.

Dilihat dari fungsinya, pengaruh chatbot dalam manajemen pelanggan memang sangat besar. Salah satunya adalah mampu menghemat biaya untuk menggaji karyawan di bidang customer care. Selain itu, dampaknya pun akan sangat besar, karena chatbot mampu mengedukasi dan berinteraksi kepada konsumen dengan baik, sehingga konsumen akan merasa nyaman dan menggunakan produk tersebut.

By |2018-11-28T16:32:27+00:00November 28th, 2018|Article|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

%d bloggers like this: